"Tarim" dan P5RA: Solusi Cerdas Menjaring Cerpen Siswa di Era Digital
Oleh: Drs. Muttaqillah, M.Pd. Mengumpulkan karya tulis siswa, terutama cerpen, seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi guru Bahasa Indonesia. Tantangan ini tak hanya pada aspek teknis, seperti pengumpulan dan penyuntingan, tapi juga dalam hal bagaimana membuat karya tersebut bermakna dan berdampak. Berangkat dari kebutuhan itu, lahirlah metode TARIM — singkatan dari Tidak Ribet dan Memudahkan — yang menjadi inovasi cerdas di Madrasah Pembangunan UIN Jakarta. Apa itu TARIM? TARIM bukan sekadar metode, melainkan pendekatan yang menggabungkan teknologi, kreativitas, dan kepraktisan. Melalui aplikasi Google Form yang diintegrasikan dalam LMS (Learning Management System) milik madrasah, siswa dapat langsung menulis dan mengirim cerpen mereka secara daring. Tidak perlu lagi mengumpulkan lembaran kertas atau mengetik ulang naskah secara manual. Berpijak pada Kegiatan P5RA TARIM tidak berdiri sendiri. Ia berpadu apik dengan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmat...